Kamis, 04 Juli 2013

Wadah Sastra Kreatif untuk Para Pemula

Amanche Franck Oe Ninu, Mario F. Lawi
http://kupang.tribunnews.com/

DUSUN itu bernama FLOBAMORA. Dusun itu dunia sunyi. FLOBAMORA namanya, karena ada Flores, Sumba, Timor, Alor, bahkan Solor, Adonara, Rote, Sabu, dan Semau.

Tak ada yang terlalu fantastis, apalagi bombastis. Hanya ada keanekaragaman yang menjadi satu. Hanya ada beberapa gagasan yang mau jadi sepaham dan searah. Hanya ada banyak hati yang ingin mencinta. Dan hanya ada beberapa anak muda dari berbagai pulau, latar belakang pendidikan, bahkan suku dan agama yang ingin bersatu di dusun kami FLOBAMORA.

Coba lihat, ada Mario dari Manggarai, ada Izack Sonlay dari Kefa, Timor Tengah Utara, ada Christo Ngasi berdarah Ende kelahiran Sumba, ada Janu Gonzaga dari Naibonat Kupang, ada Pion Ratulolly dan Abner Sanga dari Adonara.

Kami pun berbeda agama. Arky Manek seorang frater calon imam Katolik. Semy Balukh, wartawan Timor Express, adalah seorang Protestan. Abdul Madjid seorang muslim yang taat, berdarah Adonara. Bahkan ada Abang Ragil Sukriwul, anak muslim Jawa yang sudah lama tinggal di Kupang dan sangat mencintai Flobamora.

Ada pula beberapa teman kami dari Fakultas Teologia UKAW Kupang yang ingin bergabung bersama kami. Kami memang berbeda. Namun perbedaan itu tidak lantas menjadi pemisah di antara kami.

Kami malah menganggap keanekaragaman itu sebagai kekayaan untuk saling mengisi dan memberdayakan. Sesungguhnya kami telah belajar ber-Bhineka Tunggal Ika di Dusun FLOBAMORA.

Persekutuan Beberapa Komunitas

Dusun FLOBAMORA bukan tanpa tujuan. Dusun itu tertata dari beberapa komunitas sastra. Kami berkumpul karena satu visi yakni kemajuan para penulis sastra FLOBAMORA tercinta. Kami belajar memberi yang terbaik dari diri kami demi pengembangan bersama.

Untuk menjadi satu dan kuat serta sungguh berwarna FLOBAMORA, maka bergabung dan bersekutulah dalam cita rasa sastra FLOBAMORA, beberapa komunitas sastra di Kota Kupang.

Beberapa komunitas sastra itu, antara lain, Komunitas Sastra Rumah Poetica, Komunitas Sastra Laskar Manajemen, Komunitas Sastra Seminari Oepoi, dan Komunitas Sastra Seminari Tinggi Sint Mikhael.

Beberapa penyair dan penulis sastra muda yang bergabung bersama kami bukan dari empat komunitas ini. Namun kecintaan mereka akan sastra menghantar mereka datang ke Dusun FLOBAMORA.

Kami bukan apa-apa di dunia sastra. Kami memang masih muda, namun bara api semangat dan cinta yang kuat akan tanah ini menjadi motivasi bagi dusun FLOBAMORA. Anak-anak muda Dusun FLOBAMORA tidak berjalan sendiri. Seakan ada yang berkata: You’ll never walk alone. Lu sonde akan jalan sandiri.

Hari itu, Sabtu, 19 Februari 2011, kami berkumpul di Seminari Tinggi Sint Mikhael Penfui sebagai satu keluarga Dusun FLOBAMORA demi pengembangan diri.

Bapak Dr. Marsel Robot, sastrawan senior Nusa Tenggara Timur, hadir bersama kami pada kesempatan itu. Ada Romo Sipri Senda Pr yang sering mempublikasikan puisinya di Pos Kupang dengan nama pena Prim Nakfatu, juga seorang pastor muda pencinta sastra, Romo Patris Neonnub, Pr.

Ketiganya hadir bersama kami sebagai senior yang menuntun yunior, dan kakak yang menguatkan adiknya dalam semangat kasih dan kebenaran. Kami berbicara dari hati ke hati, saling menerima sebagai saudara, lalu kami bersepakat membangun Dusun FLOBAMORA ini dengan kegiatan dan karya sastra yang sungguh khas anak nusa ini.

Sastrawan muda Pion Ratulolly, Ketua Laskar Sastra Kupang dan peserta Temu Sastrawan Indonesia 2010, dipercayakan menjadi koordinator kelompok ini. Di akhir pertemuan itu ada pementasan spontan dari Dr. Marsel Robot dengan puisinya, Nyanyian Pesisir, dan Ragil Sukriwul dengan puisinya yang bernuansa Flobamora. Pada kesempatan itu, kami bersepakat untuk menerbitkan buku antologi cerpen dari beberapa penulis pemula Dusun FLOBAMORA.

Pion Ratulolly, koordinator kelompok ini, mengusulkan juga agenda pembicaraan untuk mengantisipasi Temu Sastrawan Indonesia Oktober 2011 di Ternate. Novelis Pion juga pernah menjadi duta Flobamora pada perhelatan akbar para pujangga dan penyair tanah air.

Apresiasi Kreatif dan Kritik yang Berbobot

Tak sampai di situ saja jumpa kami. Senja di Seminari Mikhael itu seolah menjelma menjadi saat kairos untuk terus berlangkah menuju pengembangan diri yang kreatif dan inovatif. Perjumpaan kedua, kami lakukan di tepi pantai Waskita Pasir Panjang Kupang pada hari Sabtu 12 Maret 2011 lalu.

Kesempatan ini sungguh merupakan pengalaman yang mendidik dan membesarkan jiwa sastrawi kami sekalian. Beberapa di antara anggota Dusun FLOBAMORA menghadirkan karya cerpen dan puisi mereka di hadapan temn-temananya, sedang yang lain mendengarkan dengan penuh perhatian dan siap mengapresiasi.

Tape Recorder di Kampung Kami, cerpen karya Amanche Franck, yang pernah dipublikasikan di rubrik Imajinasi Pos Kupang, ditampilkan pada awal kegiatan kritik ini. Ragil Sukriwul, sang pujangga yang pernah hadir di Temu Sastrawan Indonesia tahun lalu, mengkritik cerpen ini.

“Cerpen ini bernuansa lokal, namun kalau sedikit dikonkretkan lagi, maka karya ini akan lebih berbobot dan berpesan kuat untuk para pembaca,” begitu kritik Ragil untuk karya Amanche.

Si Pemilik Tape Recorder ini pun manggut-manggut setuju sambil berkisah tentang terbatasnya space (ruang) di media untuk sebuah karya cerpen.

Selanjutnya, Pion Ratulolly dengan karyanya, Laki-Laki Bertahi Lalat di Pinggang. Dengan semangat bak bernyala, Pion melontarkan gagasannya perihal kebobrokan moral dalam masyarakat lewat karyanya ini.

Karya mahasiswa FKIP UNDANA ini bercerita tentang nasib malang seorang dara Adonara yang diperkosa pamannya sendiri. Ironisnya, pamannya itu juga adalah pemangku adat di kampung itu. Pion memang membongkar kebobrokan masyarakat lewat beberapa karyanya. Selain dua cerpen ini, sebuah cerpen menarik datang dari Janu Gonzaga.

Calon imam Keuskupan Agung Kupang ini menulis sebuah cerpen absurd berjudul, Mencintai Seorang Pria Penulis. Cerpen ini berkisah tentang kisah kasih seorang wanita dengan pacarnya yang menjadi penulis. Mereka akhirnya terperangkap dalam ketakbermaknaan cinta lantaran pria itu selalu kembali ke hal-hal yang sama dan yang rutin.

Hidup terasa absurd karena si pria dan si wanita itu seperti berjalan dari satu kebosanan ke kebosanan yang lain. Cinta mereka akhirnya tak bermakna dan tak berjejak. Karya ini kemudian diapresiasi oleh beberapa teman.

Menurut beberapa teman, karya ini seharusnya kuat apabila si cerpenis lebih jeli lagi dalam menggambarkan realitas absurd dalam setiap alur cerita.

Setelah Janu memaparkan hasil karyanya, giliran tiga penyair muda membawakan puisinya. Ragil Sukriwul, Abner Sanga, dan Mario F. Lawi masing-masing dengan judul, To’o Kasi Beta Doi Do, Beta Lapar E, dan Harapan.

Kedua puisi pertama ini menghadirkan nuansa Flobamora yang khas dan kaya. Puisi To’o milik Ragil yang masuk dalam nominasi antologi puisi Temu Sastrawan Indonesia 2010 mengangkat kisah lirih seorang anak yang mati ditinggal To’o- nya yang selalu memberinya uang.

Begitu pun puisi Abner Sanga yang memprotes secara jujur rawan pangan di tanah Flobamora ini. Mario F. Lawi yang mencipta puisi Harapan-nya dengan nada religius, mendapat sambutan hangat, karena kedalaman religiositas yang terkandung dalam karyanya.

Hadir pula sore itu, seorang anak Amanuban Timor Tengah Selatan, dia seorang wartawan Harian Timor Express, Gatra Banunaek namanya. Dia berjanji akan membantu kami dalam publikasi karya dan kegiatan kami lewat media.

Sore itu sungguh indah di tepi pantai Pasir Panjang. Ombak memecah karang. Lontar berdiri tegar. Teluk Kupang begitu damai. Anak-anak Dusun FLOBAMORA pun memecah sunyi dengan senandung puitis dan prosais. Mereka seakan berdiri tegak. Kedamaian seperti mendekap mereka.

Di tepi pantai itu, mereka berapresiasi dan saling memberi kritik yang membangun diri. Bagi anak-anak Dusun FLOBAMORA apresiasi dan kritik sastra yang berbobot dan membangun sejatinya mesti disalurkan secara baik, benar, dan indah, pada tempat dan waktunya, positif dan negatif, dan dalam suasana penuh persaudaraan.

Di akhir jumpa itu, kami berjanji untuk terus membangun dusun kami dengan karya dan kegiatan sastra yang kreatif dan inovatif, karena bagi kami BAE SONDE BAE FLOBAMORA LEBE BAE…

Salam Sastra FLOBAMORA.*

____________________21 Maret 2011
* Amanche Franck Oe Ninu adalah Frater, calon imam Keuskupan Agung Kupang, tinggal di Seminari Tinggi Sint Mikhael Penfui.
* Mario F. Lawi adalah mahasiswa semester II FISIP Jurusan Ilmu Komunikasi UNDANA Kupang.
Dijumput dari: http://kupang.tribunnews.com/read/artikel/59087/wadah-sastra-kreatif-untuk-para-pemula

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label

20 Tahun Kebangkitan Sastra-Teater Lamongan A Mustofa Bisri A. Anzieb A. Aziz Masyhuri A. Jabbar Hubbi A. Khoirul Anam A. Kurnia A. Syauqi Sumbawi A. Zakky Zulhazmi A.C. Andre Tanama A.H. J Khuzaini A.H.J Khuzaini A.S Laksana A.S. Laksana Abdul Hadi WM Abdul Kirno Tanda Abdurrahman Wahid Abid Rohmanu Acep Iwan Saidi Acrylic on Canvas Addi Mawahibun Idhom Ade P. Marboen Adib Baroya Adib Muttaqin Asfar Aditya Ardi N Adreas Anggit W. Adu Pesona Sang Wakil Cawapres RI Afrizal Malna AG. Alif Agama Agama Para Bajingan Agnes Rita Sulistyawaty Aguk Irawan M.N. Agunghima Agus Aris Munandar Agus Buchori Agus Prasmono Agus Priyatno Agus R. Subagyo Agus Setiawan Agus Sulton AH J Khuzaini Ahmad Damanik Ahmad Farid Yahya Ahmad Wiyono Ahmad Yulden Erwin Ahmad Zaini Ahmadun Yosi Herfanda Ainul Fitriyah Ajip Rosidi Akhmad Marsudin Akhmad Sahal Akhmad Sekhu Akhmad Taufiq Akmal Nasery Basral Aksin Wijaya Al Mahfud Alex R Nainggolan Ali Nasir Ali Soekardi Alunk Estohank Amanche Franck Oe Ninu Aming Aminoedhin Anakku Inspirasiku Anang Zakaria Andhi Setyo Wibowo AndongBuku #3 Andri Awan Andry Deblenk Anindita S. Thayf Anjrah Lelono Broto Antologi Puisi Kalijaring Antologi Sastra Lamongan Anton Kurnia Anugerah Ronggowarsito Anwar Syueb Tandjung Aprillia Ika Aprillia Ramadhina APSAS (Apresiasi Sastra) Indonesia Arafat Nur Arie MP Tamba Arie Yani Arief Junianto Arif 'Minke' Setiawan Arim Kamandaka Aris Setiawan Armawati Arswendo Atmowiloto Art Sabukjanur Arti Bumi Intaran Aryo Wisanggeni G Asap Studio Asarpin Asrizal Nur Awalludin GD Mualif Ayu Sulistyowati Aziz Abdul Gofar Bale Aksara Bambang Kempling Bandung Mawardi Banyuwangi Bara Pattyradja Bayu Agustari Adha Beni Setia Benni Indo Benny Benke Bentara Budaya Yogyakarta Berita Berita Duka Berita Lukisan Berita Utama Bernando J. Sujibto Berthold Damshauser Bidan Romana Tari Binhad Nurrohmat Biografi Bisnis Bondowoso Bre Redana Brunel University London Budi P. Hatees Budi Palopo Buku Kritik Sastra Buldanul Khuri Capres dan Cawapres 2019 Catatan Cerbung Cerpen Chicilia Risca Coronavirus Cover Buku COVID-19 Cucuk Espe D. Kemalawati Dadang Ari Murtono Dadang Sunendar Damar Juniarto Damhuri Muhammad Damiri Mahmud Dantje S Moeis Darju Prasetya Dedi Gunawan Hutajulu Den Rasyidi Deni Jazuli Denny Mizhar Depan Mts Putra-Putri Simo Sungelebak Desa Glogok Karanggeneng Dessy Wahyuni Dewi Yuliati Dhanu Priyo Prabowo Dhoni Zustiyantoro Dian Sukarno Dien Makmur Dinas Perpustakaan Daerah Lamongan Diskusi buku Djoko Pitono Djoko Saryono Djuli Djatiprambudi Doddy Hidayatullah Dody Yan Masfa Donny Syofyan Dorothea Rosa Herliany Dr. Hilma Rosyida Ahmad Drs H Choirul Anam Dwi Cipta Dwi Fitria Dwi Kartika Rahayu Dwi Pranoto Dwijo Maksum Edeng Syamsul Ma’arif Efendi Ari Wibowo Eidi Krina Jason Sembiring Eka Budianta Eko Hendri Saiful Eko Israhayu Emha Ainun Nadjib Endang Kusumastuti Eni S Eppril Wulaningtyas R Erdogan Esai Esha Tegar Putra Evan Ys F Rahardi Fahrudin Nasrulloh Faisal Kamandobat Faiz Manshur Faizal Af Fajar Setiawan Roekminto Farah Noersativa Fathoni Fedli Azis Felix K. Nesi Festival Gugur Gunung Festival Literasi Nusantara Festival Sastra Gresik Fikram Farazdaq Forum Santri Nasional (FSN) FPM (Forum Penulis Muda) Ponorogo Galeri Lukisan Z Musthofa Galuh Tulus Utama Gerakan Surah Buku (GSB) Gerson Poyk Gesit Ariyanto Gita Ananda Goenawan Mohamad Gola Gong Golan-Mirah Grathia Pitaloka Gufran A. Ibrahim Gus Ahmad Syauqi Ma'ruf Amin Gus Bahaudin H.B. Jassin Halim HD Hamzah Sahal Handoyo El Jeffry Happy Susanto Hardi Hamzah Haris Firdaus Haris Saputra Harun Syafii bin Syam Hasnan Bachtiar Hawe Setiawan Hendra Sugiantoro Hengky Ola Sura Heri Kris Heri Ruslan Herry Mardianto Heru Maryono Hilmi Abedillah Himpunan Mahasiswa Penulis (STKIP PGRI Ponorogo) Holy Adib htanzil Hudan Nur Husin I Nyoman Suaka IAIN Ponorogo Ibnu Wahyudi Idayati Idi Subandy Ibrahim Idris Pasaribu Ignas Kleden Ilham Yusardi Imam Nawawi Imam Nur Suharno Imam Zanatul Huaeri Imamuddin SA Iman Budhi Santosa Imron Rosyid Indigo Art Space Indra Intisa Indra Tjahyadi Indri Widiyanti Inti Rohmatun Ni'mah Inung Setyami Irfan El Mardanuzie Isbedy Stiawan ZS Iskandar Noe Isnatin Ulfah Isti Rohayanti Istiqomatul Hayati Jadid Al Farisy Jafar M Sidik Jakob Sumardjo Janual Aidi Jawapos Jejak Laskar Hisbullah Jombang Jember Jember Gemar Membaca JIERO CAFE Jihan Fauziah Jo Batara Surya Jodhi Yudono Johan Edy Raharjo John Halmahera Joko Pinurbo Joko Widodo Joni Syahputra Jual Buku Jual Buku Paket Hemat Jurnalisme Sastrawi K.H. M. Najib Muhammad K.H. Ma'ruf Amin K.H. Ma’ruf Amin Kabar Pelukis Kalimat Tubuh Kang Daniel Kartika Foundation Karya Lukisan: Z Musthofa Kasnadi Kedai Kopi Sastra Kemah Budaya Panturan (KBP) KH. M. Najib Muhammad KH. Marzuki Mustamar Khadijah Khaerul Anwar Khairul Mufid Jr Khansa Arifah Adila Khawas Auskarni Khudori Husnan Khulda Rahmatia Ki Ompong Sudarsono Kim Ngan Kitab Arbain Nawawi Kompas TV Komplek Gor Kamantren Paciran Lamongan Komunitas Deo Gratias Komunitas Penulis Katolik Deo Gratias Komunitas Perupa Lamongan (KOSPELA) Komunitas Sablon Ponorogo Komunitas Teater Sekolah Kabupaten Gresik (KOTA SEGER) Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Korban Gempa Koskow Kostela KPRI IKMAL Lamongan Kritik Sastra Kue Kacang Kue Kelapa Pandan Kue Lebaran Edisi 2013 Kue Nastar Keju Kue Nastar Keranjang Kue Pastel Kue Putri Salju Kue Semprit Kurnia Sari Aziza Kuswaidi Syafi'ie L Ridwan Muljosudarmo Lagu Laksmi Shitaresmi Lamongan Jawa Timur Landscape Hutan Bojonegoro Landscape Rumah Blora Lathifa Akmaliyah Legenda lensasastra.id Lie Charlie Linda Christanty Linus Suryadi AG Literasi Lombok Utara Lucia Idayani Ludruk Karya Budaya Lukas Adi Prasetyo Lukisan Andry Deblenk Lukisan Karya: Rengga AP Lukisan Potret K.H. Hasyim Asy'ari Lukisan Sugeng Ariyadi Lukman Santoso Az Lumajang Lusiana Indriasari Lutfi Rakhmawati M Khoirul Anwar KH M Nafiul Haris M. Afif Hasbullah M. Afifuddin M. Fauzi Sukri M. Harir Muzakki M. Harya Ramdhoni Julizarsyah M. Lutfi M. Mustafied M. Riyadhus Solihin M. Taufan Musonip M. Yoesoef M.D. Atmaja M’Shoe Mahamuda Mahendra Mahendra Cipta Mahmud Jauhari Ali Maimun Zubair Makalah Tinjauan Ilmiah Makyun Subuki Malam Apresiasi Seni Tanahmerah Ponorogo Malkan Junaidi Maman S. Mahayana Mardi Luhung Margita Widiyatmaka Mario F. Lawi Martin Aleida Mashdar Zainal Mashuri Masuki M. Astro Masyhudi Mathori A Elwa Matroni El-Moezany Maulana Syamsuri Media Ponorogo Media: Crayon on Paper Media: Pastel on Paper Mei Anjar Wintolo Melukis Membongkar Mitos Kesusastraan Indonesia Memoar Purnama di Kampung Halaman Menggalang Dana Amal MG. Sungatno Mh Zaelani Tammaka Mien Uno Miftakhul F.S Mihar Harahap Mila Setyani Misbahus Surur Mix Media on Canvas Moch. Faisol Mochammad A. Tomtom Moh. Jauhar al-Hakimi Mohammad Ali Athwa Muhammad Al-Fayyadl Muhammad Alimudin Muhammad Antakusuma Muhammad Itsbatun Najih Muhammad Marzuki Muhammad Muhibbuddin Muhammad Nanda Fauzan Muhammad Subarkah Muhammad Wahidul Mashuri Muhammad Yasir MUI Mujtahidin Billah Mukafi Niam Mukani Mukhsin Amar Mulyadi SA Mulyosari Banyuurip Ujung Pangkah Gresik Jawa Timur Musa Ismail Muslim Abdurrahman Naskah Teater Neva Tuhella Nezar Patria Nidhom Fauzi Niduparas Erlang Ninuk Mardiana Pambudy Nirwan Ahmad Arsuka Noor H. Dee Novel Pekik Novel-novel bahasa Jawa Nur Ahmad Salman H Nur Hidayati Nur Wachid Nurdin Kalim Nurel Javissyarqi Nurul Anam Nurul Hadi Koclok Nurul Komariyah Nuryana Asmaudi SA Nyiayu Hesty Susanti Obrolan Oil on Canvas Olimpiade Sastra Indonesia 2013 Oyos Saroso H.N. Padepokan Lemah Putih Surakarta Pagelaran Musim Tandur Paguyuban Seni Teater Ponorogo Pameran Lukisan MADIUN OBAH Pameran Seni Lukis Pameran Seni Rupa Parimono V / 40 Plandi Jombang Paring Waluyo Utomo Pasuruan PDS H.B. Jassin Pelukis Dahlan Kong Pelukis Jumartono Pelukis Ponorogo Z Musthofa Pelukis Rengga AP Pelukis Senior Tarmuzie Pelukis Unik di Ponorogo Pemancingan Betri Pendhapa Art Space Penerbit SastraSewu Pengajian Pengetahuan Pesantren An Nawawi Tanara (Penata) Pito Agustin Rudiana Pondok Pesantren Al-Madienah Pondok Pesantren Ali Bin Abi Thalib Kota Tidore Kepulauan Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang Pramoedya Ananta Toer Presiden Gus Dur Probolinggo Prof Dr Achmad Zahro Prof Dr Aminuddin Kasdi Prof Dr Soediro Satoto Proses Kreatif Puisi Puisi Menolak Korupsi Purnawan Andra Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin Pusat Grosir Kaos Polos Ponorogo Pustaka Bergerak PUstaka puJAngga Putri Asyuro' Rizqiyyah Putu Fajar Arcana R.Ng. Ronggowarsito Radhar Panca Dahana Rahmat Sularso Nh Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Rakai Lukman Rakhmat Giryadi Ramadhan Batubara Ranang Aji SP Rasanrasan Boengaketji Ratna Ratna Sarumpaet Raudal Tanjung Banua Raudlotul Immaroh Redland Movie Reiny Dwinanda Rengga AP Resensi Reuni Mts Putra-Putri Simo Sungelebak angkatan 1991-1992 Reyog dalam Lukisan Kaca Ribut Wijoto Ridha Arham Riki Dhamparan Putra Rinto Andriono Ris Pasha Rizka Halida Robin Al Kautsar Rodli TL Romi Zarman Rosi Rosidi Tanabata Rukardi Rumah Budaya Pantura (RBP) Rx King Motor S Prasetyo Utomo S Yoga S. Jai Sabrank Suparno Sahlan Bahuy Sajak Sakinah Annisa Mariz Samsudin Adlawi Samsul Bahri Sandiaga Uno Sanggar Pasir Sanggar Shor Zhambou Santi Maulidah Sapardi Djoko Damono Sapto HP Sartika Dian Nuraini Sasti Gotama Sastra dan Kuasa Simbolik Sastri Bakry Saut Situmorang Sejarah Sekolah Literasi Gratis Sekolah Literasi Gratis (SLG) SelaSastra #24 di Boenga Ketjil Jombang SelaSastra Boenga Ketjil SelaSastra Boenga Ketjil #33 Self Portrait Senarai Pemikiran Sutejo Seni Ambeng Ponorogo Seniman Tanah Merah Ponorogo Seno Gumira Ajidarma Seno Joko Suyono Septi Sutrisna Sergi Sutanto Setia Budhi Shinta Maharani Shiny.ane el’poesya Sholihul Huda Sigit Susanto Sihar Ramses Simatupang Sindhunata Situbondo Siwi Dwi Saputro SMP Negeri 1 Madiun Soediro Satoto Sofyan RH. Zaid Soni Farid Maulana Sonia Fitri Sony Prasetyotomo Sosiawan Leak Spectrum Center Press Spirit of body 1 Spirit of body 2 Spirit of body 3 Sri Mulyani Sri Wintala Achmad Stefanus P. Elu STKIP PGRI Ponorogo Suci Ayu Latifah Sucipto Hadi Purnomo Sudirman Sugeng Ariyadi Suharwedy Sujarwoko Sujiwo Tedjo Sukitman Sumani Sunaryono Basuki Ks Sunlie Thomas Alexander Sunu Wasono Suryanto Sastroatmodjo Sutan Takdir Alisjahbana Sutardi Sutardji Calzoum Bachri Sutejo Switzy Sabandar Syaikh Prof. Dr. dr. Yusri Abdul Jabbar al-Hasani Asyadzili Syaikh Yusri al-Hasani Al Azhari Tamrin Bey TanahmeraH ArtSpace Tangguh Pitoyo Taufik Ikram Jamil Taufik Rachman Taufiq Ismail Taufiq Wr. Hidayat Teater nDrinDinG Teaterikal Teguh Winarsho AS Telaga Ngebel di Kabupaten Ponorogo 1910 Temu Penyair Timur Jawa Tengsoe Tjahjono Tiyasa Jati Pramono Tjahjono Widarmanto Tjahjono Widijanto Tjut Zakiyah Anshari To Take Delight Tosa Poetra Toto Gutomo Tri Andhi Suprihartono Tri Harun Syafii Triyanto Triwikromo Tu-ngang Iskandar Tulus S UKM Teater Yakuza '54 Universitas Indonesia Universitas Jember Untung Wahyudi Usman Arrumy Usman Awang Ustadz Chris Bangun Samudra Uwell's King Shop Uwell's Setiawan Viddy AD Daery Virdika Rizky Utama W.S. Rendra Wachid Nuraziz Musthafa Warih Wisatsana Warung Boengaketjil Wawan Pinhole Wawancara Widhyanto Muttaqien Widya Oktaviani Wisnu Hp Wita Lestari Wuri Kartiasih Yeni Pitasari Yerusalem Ibu Kota Palestina Yohanes Sehandi Yona Primadesi Yosep Arizal L Yoseph Yoneta Motong Wuwur YS Rat Yuditeha Yuli Yulia Sapthiani Yusri Fajar Yusuf Suharto Yusuf Wibisono Yuval Noah Harari Z. Afif Z. Mustopa Zainal Arifin Thoha Zainuddin Sugendal Zaki Zubaidi Zehan Zareez Zulfian Ebnu Groho Zulfikar Fu’ad Zulkarnain Siregar